Batik Tidak Hanya Untuk Pakaian

Batik adalah salah satu sumber kreativitas yang sangat luas. Mulai dari perancang busana, pengusaha interior, sampai dengan perajin kecil asesoris atau pernak-pernik hiasan, mereka semua dapat memanfaatkan batik.

Museum batik Pekalongan

Perjumpaan masyarakat Pekalongan dengan berbagai bangsa seperti Cina, Belanda, Arab, India, Melayu dan Jepang pada zaman lampau telah mewarnai dinamika pada motif dan tata warna seni batik.

Dunia dan Batik Indonesia

Dunia telah mengakui batik adalah milik Indonesia melalui pengakuan UNESCO pada 2 Oktober 2009

History of Batik

Batik secara historis berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad XVII

Power of Batik

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia

Selamatkan Indonesia

Friday, December 2, 2011

Motif Batik Cianjur (Batik Beasan)


Motif padi

Dinas Koperasi Kabupaten Cianjur bekerjasama dengan Kementerian Koperasi
Indonesia, menyelenggarakan acara pendidikan dan pelatihan keterampilan teknik vocational kerajinan batik.
Dengan adanya diklat ini diharapkan para pengrajin bisa lebih mahir lagi dalam pembuatan batik serta meningkatkan sumber daya manusia (SDM) bagi para pengrajin perbatikan asli Cianjur.
Perwakilan Kementerian Koperasi Indonesia Agus Muharam dalam pemaparannya mengatakan, bagi pengrajin atau siapapun yang ingin berhasil di bidang usaha, khususnya pengrajin batik, maka dituntut ulet, sabar dan memahami lima hal.
Kelima tips itu antara lain, harus punya sikap yang kuat dalam menghadapi berbagai situasi, memiliki pengetahuan melalui pendidikan formal maupun non formal, mimiliki bekal ilmu dari kursus yang bersifat keterampilan.
Selanjutnya, networking atau memiliki jaringan yang baik misalnya banyak silaturahmi, dan pandai memanfaatkan kesempatan.

Motif Batik Tasikmalaya

Batik Tasikmalaya - Sejarah pembatikan di Indonesia berkait erat dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di Tanah Jawa. Dalam beberapa catatan, pengembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerjaan Solo dan Yogyakarta.

Jadi kesenian batik ini di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerjaan Majapahit dan terus berkembang kepada kerajaan dan raja-raja berikutnya. Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah perang dunia kesatu habis atau sekitar tahun 1920. Adapun kaitan dengan penyebaran ajaran Islam. Banyak daerah-daerah pusat perbatikan di Jawa adalah daerah-daerah santri dan kemudian Batik menjadi alat perjuangan ekonomi oleh tokoh-tokoh pedagang Muslim melawan perekonomian Belanda.


Batik bukan saja diproduksi di Pekalongan, Solo, Surakarta maupun Yogyakarta. Batik juga diciptakan di sejumlah kawasan Jawa Barat. Diantaranya :

1. Batik Ciamis
Sedangkan untuk motif Batik Ciamis adalah campuran dari batik Jawa Tengah dan pengaruh daerah sendiri terutama motif dan warna Garutan.

2. Batik Cirebon: Batik Pesisiran, Batik Keratonan dan Batik Trusmi
Aktual Di Cirebon warna kain secara garis besar cerah dan ceria, merah, pink, biru langit dan hijau pupus. Warna batik tradisional terpusat pada tiga warna yaitu krem, hitam, dan cokelat. Batik Keratonan biasanya berwarna coklat soga atau keemasan.

Motif Batik Cirebon

Motif batik Cirebon memang banyak tapi salah satu ciri khas batik asal Cirebon yang tidak ditemui di tempat lain adalah motif “Mega Mendung”, yaitu motif berbentuk seperti awan bergumpal-gumpal yang biasanya membentuk bingkai pada gambar utama.
Batik Tulis Mega Mendung
batik mega mendung, mega mendung ungu
Mega Mendung Ungu
batik mega mendung, mega mendung ungu putih, batik tulis cirebon
Mega Mendung Ungu Putih
Mega Mendung Ungu Hitam, batik mega mendung, batik tulis mega mendung, batik tulis cirebon
Mega Mendung Ungu Hitam
 batik mega mendung, batik tulis mega mendung, batik mega mendung merah, batik tulis cirebon
Mega Mendung Merah

Friday, October 28, 2011

Motif Batik


Hari Batik Indonesia. Tanggal 2 Oktober adalah hari Batik Indonesia. Berikut beberapa macam motif batik yang sebagiannya atau semuanya belum kita tahu. Check this out.


    • Kain Batik Cap Priangan Motif Kabola Ranting Kembar

      Kain Batik Cap Priangan Motif Kabola Ranting Kembar
    • Kain Batik Cap Priangan Motif Lereng Sapatu Gerigi Beureum
      Kain Batik Cap Priangan Motif Lereng Sapatu Gerigi Beureum
    • Kain Batik Cap Jogja Motif Kawung Picis Seling Kembang
      Kain Batik Cap Jogja Motif Kawung Picis Seling Kembang
    • Batik Cap Jogja Motif Cangkok Bledak Seling Kembang
      Batik Cap Jogja Motif Cangkok Bledak Seling Kembang
    • Sajadah Batik Tulis Cirebon Motif Bintang Hijau Toska
      Sajadah Batik Tulis Cirebon Motif Bintang Hijau Toska
    • Sajadah Batik Tulis Cirebon Motif Lingkar Bola Hijau Merah
      Sajadah Batik Tulis Cirebon Motif Lingkar Bola Hijau Merah
    • Sajadah Batik Tulis Cirebon Motif Bunga Bintang
      Sajadah Batik Tulis Cirebon Motif Bunga Bintang
    • Sajadah Batik Tulis Motif Bunga Bintang Hijau
      Sajadah Batik Tulis Motif Bunga Bintang Hijau
    • Sajadah Batik Tulis Motif Bintang Ceria
      Sajadah Batik Tulis Motif Bintang Ceria
    • Paket Kombinasi Batik Cap Motif Pita Polkadot
      Paket Kombinasi Batik Cap Motif Pita Polkadot
    • Paket Kombinasi Batik Cap Priangan Lereng Biru Koneng
      Paket Kombinasi Batik Cap Priangan Lereng Biru Koneng
    • Kain Batik Cap Priangan Motif Lereng Beureum
      Kain Batik Cap Priangan Motif Lereng Beureum

Wednesday, October 19, 2011

Dunia dan Batik Indonesia


Dunia Terbius Indahnya Batik Indonesia - Dunia telah mengakui batik adalah milik Indonesia melalui pengakuan UNESCO pada 2 Oktober 2009. Hampir dua tahun industri batik Indonesia meningkat, tetapi ironisnya masih banyak pengrajin batik yang hidup susah.

Tak hanya Indonesia yang mengalami euforia ini, industri tekstil dunia pun ikut tenggelam dalam euforia Batik Indonesia sehingga terjadi persaingan yang justru semakin memojokkan industri batik tulis dan cap.

Batik print atau kain bermotif batik tersebar dan jadi primadona karena motifnya yang tak kalah bagus. Harganya juga jauh lebih murah dibandingkan batik tulis dan cap.

Hal yang menyedihkan, batik print asal China lebih banyak menguasai pasar. Bahkan pekan lalu, perancang Julien Macdonald menggunakan motif Mega Mendung pada koleksinya di London Fashion Week tanpa mengatakan bahwa motif tersebut berasal dari Indonesia. Ia justru lebih menjelaskan koleksinya terinspirasi dari China.


Ada pula produksi batik print yang dilakukan di Benua Eropa menyerupai desain-desain Batik Indonesia dan di jual ke benua Afrika. Masyarakat Afrika Barat sangat menyukai motif dan warna batik tersebut.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...